Pembuatan Bio Elisitor Bersama Kelompok Tani Desa Tanggan

Tanggan, 24 Juli 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) melaksanakan salah satu program kerja berupa sosialisasi dan praktik pembuatan bio elisitor bersama Kelompok Tani (Poktan) Desa Tanggan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 24 Juli 2026, bertempat di salah satu rumah warga Desa Tanggan dan diikuti oleh sekitar 20 anggota kelompok tani.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan pemanfaatan bahan sederhana yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar sebagai salah satu alternatif dalam mendukung kegiatan pertanian. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan sosialisasi mengenai bioelisitor sekaligus mendampingi kelompok tani dalam proses pembuatannya.

Praktik pembuatan bioelisitor dilakukan dengan memanfaatkan daun pepaya dan air sebagai bahan utama. Mahasiswa KKN menjelaskan tahapan pembuatan kepada peserta, kemudian proses dilanjutkan dengan praktik secara bersama-sama. Dengan adanya praktik langsung, peserta dapat memahami proses pembuatan sekaligus melihat secara langsung hasil dari bioelisitor yang dibuat.

Selama kegiatan berlangsung, para anggota kelompok tani mengikuti proses dengan antusias. Interaksi antara mahasiswa KKN dan kelompok tani juga menjadi kesempatan untuk berdiskusi mengenai pemanfaatan bahan-bahan yang tersedia di sekitar lingkungan masyarakat untuk mendukung aktivitas pertanian.

Hasil bioelisitor yang telah dibuat kemudian dibawa pulang oleh kelompok tani untuk dapat dimanfaatkan lebih lanjut. Hal ini diharapkan dapat memberikan pengalaman praktis kepada masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar.

Bagi mahasiswa KKN UNS, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi dalam berbagi pengetahuan dan mendukung pengembangan potensi pertanian Desa Tanggan. Sementara bagi kelompok tani, kegiatan ini menjadi ruang untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru melalui praktik secara langsung.

Melalui kegiatan sosialisasi dan pembuatan bioelisitor ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin baik antara mahasiswa KKN dan masyarakat Desa Tanggan, khususnya dalam mendukung pengembangan pengetahuan serta inovasi di bidang pertanian.

Berbagi pengetahuan, memanfaatkan potensi sekitar, dan tumbuh bersama masyarakat menjadi bagian dari semangat pengabdian mahasiswa KKN UNS di Desa Tanggan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *